Untuk Kamu yang Resah Hatinya

06.14

Angin tak akan marah saat kamu mengeluh, ceritakan saja

Tanah juga tak akan kesal saat kamu mengumpat, lepaskan saja amarahnya
Lalu, air pun akan siap kamu teguk untuk sebuah kata tenang, teguk dan nikmati saja
Ketiganya ada untuk kamu, 
Ya kamu, yang resah hatinya

Kita bisa mendiamkan mulut sendiri tapi tak kuasa diamkan mulut yang lain
Kita juga bisa perbaiki pikiran sendiri, tapi tak semudah itu ubah pikiran yang lain
Kita juga bisa harmoniskan pikiran dan perkataan tapi tak bisa pastikan pasangan itu selalu serasi pada yang lain
Ketiganya mungkin jadi pergulatan untuk kamu,
Ya kamu, yang resah hatinya

Bayangkan dirimu yang sendirian dan yang lain tengah tertawa ria bersama
Lalu yang muncul adalah kesepian
Bayangkan dirimu yang sendirian dan yang lain tengah tertawa ria bersama
Lalu yang muncul adalah ketenangan
Tinggal kamu pilih yang mana
Keduanya bebas dipilih untuk kamu,
Ya kamu, yang resah hatinya

Bayangkan segalanya runtuh hancur berantakan
Lalu yang muncul ada kegagalan, kekeliruan
Bayangkan segalanya runtuh hancur berantakan
Lalu yang muncul adalah kesempatan untuk membangun yang baru
Hal baru tanpa mengingat lagi bangunan lama
Benar-benar baru, tanpa terpengaruh lagi yang lama
Kamu pilih mana?
Ya kamu, yang resah hatinya

Resah kadang buat lupa
Membuka kotak memori bahagia yang ada
Resah lebih mudah untuk berjalan ke hal gelap
Lalu menyudut dan terdiam sendirian
Padahal semua kunci ada di kotak bahagia
Bahkan kunci untuk membuka kotak penuh kunci lainnya
Untuk kamu yang resah hatinya, bukalah kotak itu.
Ya, yang paling cerah warnanya
Dimana?
Tepat dalam ruang memorimu
Tempat yang siap terbuka
tapi mungkin jarang dihampiri untuk berbagi cerita



You Might Also Like

0 comment

I'm so glad to receive your words :)

Translate

Entri Populer

Subscribe