Persembahan Terpanjang

02.18


 "sebulan lagi...." "seminggu lagi...." "sehari lagi...." lalu berlanjut hingga "sebentar lagi...."
Kita sama-sama akan berangkat menuju mata-mata yang selama ini hanya kita bayangkan, sambutan yang kita harapkan, dan suasana tempat yang belum pernah kita datangi sebelumnya. Tempat yang mengijinkan kita menjadi satu profesi yang abadi jasanya, guru...

Waktu berlalu bersama kalian. Teman-teman yang penuh semangat untuk mengajar. Sabtu dan Minggu libur? Jadi mitos untuk kita, hahahaha. Namun, bukan berarti kita melewati Sabtu dan Minggu tanpa bersenang-senang kan, hehe. Aku kadang suka perhatikan saat pelatihan, ada yang sambil mengerjakan tugas, belajar UAS, kegiatan organisasi lainnya, bahkan ada yang sambil mempersiapkan skripsi dan sidang.

Aku anggap langkah kita kali ini sebagai persembahan terpanjang. Kenapa? Biasanya aku latihan untuk tampil menari yang hanya 5 - 15 menit lalu selesai, atau presentasi yang 10 menit, latihan debat untuk beberapa ronde pertandingan, atau latihan lainnya untuk persembahan terbaik yang masih dalam hitungan kurang dari 24 jam. Namun, saat ini berbeda, kita punya 21 hari dimana persembahan terbaik harus kita berikan dalam batas paling atas yang kita miliki yang Tuhan berikan. 

Waktu sesi tanya jawab pemilihan ketua angkatan, aku ingat ada pertanyaan yang sampai, "Bagaimana cara kamu untuk membantu menyelesaikan masalah saat aksi sudah dimulai? Kan kita terpisah ke masing-masing titik?"
Aku bingung, tapi satu hal terlintas saat itu adalah "aku percaya, daya-daya yang kita punya selama ini, kantong-kantong pengetahuan yang sedikit demi sedikit kita penuhi, bisa jadi modal untuk membantu kita disana. Aku percaya kita, aku dan kamu, bisa atasi dan selesaikan persembahan terpanjang ini dengan cantik."

Mengenal kalian seperti dipertemukan Tuhan oleh sekumpulan malaikat tanpa sayap di bumi. Aku bersyukur diberikan waktu untuk mengenal dan jika boleh dikatakan dekat.

1) Bu Muti
Adik kelas di psikologi yang energinya susah habis rasanya. Ide-ide cemerlang sering muncul darinya. Santai dan mudah akrab dengan orang lain. Sangat terlihat suka anak-anak. Jika kamu percayakannya untuk menyelesaikan sesuatu. Percayalah kalau ia akan berikan yang terbaik untukmu. 

2) Bu Isni

Aku suka lihat matanya, aku suka caranya berusaha. Tulus., satu kata yang melekat tiap kali di dekat Isni. Saat pelantikan, saat ia bacakan sebuah puisi, disana getaran suara buat hati terpanggil kemana-kemana hingga berlabuh dalam lengkung kerinduan pada orang tua. 

3) Bu Ririn


Bu Ririn rendah hati sekali. Pengalamannya yang sudah jauh-jauh dari aku malah membuatnya semakin dekat dengan semua teman-teman lain. Bu Ririn bisa jadi kakak tanpa minta dianggap kakak. Ia masuk ke hati tanpa minta dibukakan pintu.

4) Bu Intan

Moderator yang sepenuh hati memperkenalkan narasumbernya. Ia diam tapi pikiran dan hatinya selalu bekerja. Aku suka caranya menempatkan diri. Terima kasih sudah bantu buat kupu-kupu dan jadi kupu-kupu indah yang sangat suka menolong orang lain ya Bu Intan  :)

5) Bu Alberta
Muda, berbeda, dan bersemangat. Ketika kamu ingi belajar jadi diri sendiri , tanya saja padanya harus mulai dari mana. Awal yang sangat bagus sedang dimulainya saat ini. Berta tahu apa yang jadi kelebihannya dan apa yang harus ia perbaiki, lalu ia akan berusaha untuk itu.

6) Pak Fadlin

Hai Bapak penebar tawa! Jika kamu sedang sedih, datang padanya dan minta ia bicara, ahahhaa. Rasanya perut mau lepas melihat berbagai ekspresi yang kakak ini punya. Di balik kesediaannya menebar tawa disana ada ketulusannya untuk berbagi pengetahuan. Berhentilah  bilang aku ambi, karena memang begitu adanya, wkwkwkkwkw

7) Bu Awa

Ia punya sikap terhadap sesuatu, ia juga manis ketika tertawa. Lantunan kata-katanya sangat cantik dan teduh saat dibaca. Teratur, perhatian, mau menolong, mungkin kata yang tepat untuk mewakilinya. Nanti kita satu titik Bu Awa, harus banyak cerita lagi yaaa.

8) Pak Zando
"Namun semua apa mungkin, iman kita yang berbeda..." 
Jokes! 
Hahaha!
Pak Zando, dari awal melewati berbagai tahap seleksi, kita selalu ditakdirkan sama-sama. Saluuuuut!  Untuk segala kesibukannya masih bisa mengabdi dan bersemangat. Salah satu yang jadi inspirator saat persembahan pengajar "tim joget". Pak Zando bisa jadi apa adanya dirinya di depan orang. Kalau panik, wajahnya lucu, kalau lihat SIAK terus nilainya bagus, bisa tiba-tiba loncat-loncat, hahahha

9) Bu Zeinia
Mau belajar kesederhanan? Belajar dari Bu Jen satu ini. Ia sangat rendah hati dan suka menolong. Teman yang sama-sama kesusahan belajar bahasa Tegal ya Bu Jen. Namu, janan ragukan lagi komitmennya untuk mengajar, ia akan lakukan yang terbaik yang bisa diberikan. Makasi sudah bantu ringankan beban media pembelajaran ya Bu Jen :')

10) Bu Khafshah
Aku belajar tentang kesederhaan juga darinya. Sesuatu yang baik tidak perlu diumbar. Ibu ini sangat punya ciri khas, hanya ia yang punya. Ia bisa tegas, ia juga bisa lucu dan buat orang tertawa. Ia punya impian besar untuk tempat asalnya. Perjalanan hidup jadi modal yang besar untuknya jadi orang besar. Salam semangat calon bupati!

11) Bu Fathya
Ia punya caranya sendiri untuk menolong seseorang. Bisa tiba-tiba datang dan bawa banyak bala bantuan, kadang juga jadi misterius. hihihi

12) Bu Darneliana

Bu Nana terima kasih sudah membuat saya terharu malam kemarin ya :') Layaknya Ibu, ia bisa jadi embun walau hari telah gelap. Aku ingin belajar banyak darinya, keteguhan hatinya, caranya menegaskan diri dalam bersikap, dan pastinya mengatur uang (hihihihi).

13) Bu Aisyah


Cantik!Itu kesan pertama bertemu dengannya
Kocak! Kamu bisa dibuatnya tertawa terbahak-bahak
Rendah hati! 
Ibu ini baru saja wisuda tapi ia selalu bisa masuk seakan sama dengan kami yang masih bersemester-semester lagi ini. Ia juga percaya diri menjadi seperti apa yang ia mau.

14) Bu April

Tenang, cerdas, dan simple. Ia tak banyak bicara tapi banyak hal yang sudah diselesaikannya. Saat melihatnya, rasanya selalu ada pintu untuk tidak ragu ketika perlu bantuan. Bu April, semangat mengajarnya yaaah!

15) Bu Rizka 

Bu Rizka terlihat sangat tenang orangnya. Tentu saja cerdas, ia juga lembut. Semoga bisa bercerta lebih banyak yaa dengan Ibu Rizka. Senang sekali bisa kenal Bu.


16) Bu Nanda

Sudah tiga tahun bersama Ibu Kepsek CoH ini. Selalu jadi idaman banyak orang, dipercaya untuk jadi ini dan itu. Bersamanya kalian seperti di lautan wawasan yang luas, ia akan menyelam bersama, bukan jadi coach yang hanya membiarkan kalian berenang sendiri. Selalu diberikan berbagai pilihan, sepertinya membuatnya terlatih untuk memilih. Selamat menambatkan hati Bu! hahha

17) Pak Sutan

Sutan!
Sipil 2015!
Hoooo anak Teknik yang kadang-kadang wajahnya polos sepolos itu. Lucu waktu lihat jogging keliling stadion. Ia juga punya sikap kepemimpinan dan berani mencoba. Bapak guru satu ini pasti arahkan anak-anaknya jadi orang yang apa adanya.

18) Bu Uli

Ceria, cerdas, bersahaja, penggerak, dan bersemangat. Ia tidak ragu untuk pimpin teman-teman. Ia punya banyak cara untuk membuat segalanya jadi bersemangat. Wawasannya juga luas dan sepertinya bisa percayakan padanya untuk mengatur anak-anak, hihihih.

19) Bu Finna

Jam terbang yang tinggi sepertinya modal yang membuat Ibu satu ini jadi santai dan tenang dalam menanggapi sesuatu. Ntah kenapa, aku suka gayanya yang santai itu. Semuanya pasti selesai dan jelajahi segalanya seluas-luasnya, mungkin itu yang aku pelajari darinya.

20) Bu Refaya


Bu Fay.... Saya mau bersemangat dan selalu ceria begitu. Sepertinya Ibu satu ini punya pil hebat untuk selalu tertawa. Ia juga tim joget saat persembahan angkatan. Teman cerita juga saat persembahan angkatan. Jangan tanya pengalaman, ia punya banyak! Santai...

21) Pak Daniel

Rambutnya akan selalu rapi. Bapak guru yang santai dan rendah hati. Caranya berpendapat juga baik banget, dan ia punya pemikiran yang realistis dan sederhana. Walaupun kadang mager, tapi kalau serius tetap serius kok, hehe.

22) Pak Ujef

Mungkin diantara semua pengajar, mengenalnya jadi hal yang butuh durasi paling lama. Awalnya dikejutkan dengan cara bicaranya, lalu dibuat terharu dengan puisi sendunya. Ia punya cara tunjukan seperti apa dirinya, apa adanya. Ia juga rela membantu sampai segalanya selesai. Ia juga punya pikiran yang sampai pada perkataan.  

23) Bu Clara

Ibu satu ini punya modal untuk memikat anak-anak; cantik, lembut, dan penuh talenta. Bu Clara bisa menari, main gitar, dan mungkin ada yang lainnya juga. Berkenalan dengannya pasti meneduhkan karena ia siap berbagi cerita dan memposisikan diri sama dengan kamu walaupun ia mungkin punya kilauan yang lebih.

24) Bu Safira

Manis dan akrab dengan anak-anak. Ia tahu kapan harus biarkan anak berlari dan kapan harus mendiamkannya. Aku rasa ia sangat paham apa yang ada di benak anak-anak dan aku harus belajar banyak darinya. Ia juga penuh kesederhanaan dan rendah hati. Selamat mengajar Bu Fira!

25) Bu Anggun


 Bu Anggun memang anggun! Aku suka jalan pulang bersamanya selepas pelatihan. Bu Anggun juga rendah hati dan siap untuk belajar bersama. Ia seperti mutiara yang menyejukkan. Ia juga siap membantu ketika teman minta pertolongan. Semangat mengajar ya Bu Anggun :')

26) Bu Latifa



Bu Latifa sering menghabiskan waktu bersama keluarga ya. Senang sekali lihat fotonya bersama Ayah. Ia juga bisa jadi dirinya di depan banyak orang. Ia teman yang enak diajak ngobrol saat perjalanan. Semangat mengajar ya Bu!

27) Pak Ryza

Hahahaha, ndak tahu saya mau nulis apa. Bapak satu ini kadang-kadang suka bikin orang "meh" terus "ketawa". Awal bertemu pasti lihat dia yang cool, sudah di pertemuan selanjutnya akan..... (rasakan saja sendiri). Itu modal Pak untuk dekat dengan anak-anak. Semangaaat!

28) Pak Luthfi

Satu angkatan di Psikologi, jadi cukup kenal banyak, Bapak ini bisa jadi seserius itu, bisa jaid sekocak itu. Ia tahu kapan harus alay dan kapan harus cool. Ia juga bisa buat orang tertawa dengan caranya sendiri. The best!

29) Ibu Yohana



Cantik kan? Hahaha
Bukan hanya itu, ia juga sangat pintar. Berbincanglah, maka kamu bisa dapat banyak pengetahuan. Ia juga sigap dan punya sikap. Semangat untuk tugas akhirnya Bu!

30) Bu Diba

Sudah kenal lama juga sama Ibu Diba. Teman menghabiskan waktu di CoH juga. Ibu Diba itu aktivis dan organisator, kadang suka misterius tapi kalau diajak cerita, asik banget! Semangat mengajar ya Bu! Saya bangga sama Ibu yang kuat!

31) Bu Kiki
Bu Kiki menyenangkan diajak mengobrol, rajin sekali datang latihan. Aku yakin ia akan totalitas bertemu anak-anak nantinya. Bu Kiki siap terima masukan dan siap memberi masukan. Semangat mengajar ya Bu! Terima kasih sudah meramaikan grup dan jadi pendorong semangat!

32) Bu Dini



Bu Dini ahli fotografi. Dini itu awalnya misterius tapi ketika sudah kenal, asik diajak ngobrol dan punya banyak pengalaman. Ia juga bisa menjadi orang yang selalu terbuka untuk mengenal orang baru, tetap punya prinsip, tapi bisa menyatu.

33) Bapak Hadi


 Pak Hadi awalnya saya pikir pendiam,ternyata kocak juga. Muda, peduli, dan sangat penyayang. Bapak Hadi jadi inspirasi saya untuk tetap polos tetapi bisa membangun semangat, rela berkorban, dan pasti nanti mudah dekat dengan anak-anak.

34) Ibu Nino
Bu Nino sudah jadi panutan sejak di Psikologi. Ia bisa bercanda, bisa tegas, dan bisa berpikir jangka panjang. Bu Nino juga bisa masuk kemanapun hati berlabuh *eaaaa*. Semangat mengajar ya Bu Nino. Kreatif sekali Ibu!


35) Bapak Sam

Origami origami dan origami. Ini dia ahlinya origami! Sam mau ajarkan kita semua membuat origami, ia juga punya ide-ide cemerlang tapi rendah hati dan maunya dibelakang layar. Pak Sam, hebat lah! Semangat mengajar!


-----

aku dibuat senyum-senyum sendiri menuliskan ini semua
semoga saat kita bertemu lagi selepas dari titik masing-masing
kita bisa bertemu dalam lengkung senyuman yang lebih dari ini


----

Selamat berbagi
Selamat mengisi diri teman-teman :)

----


Putri








You Might Also Like

0 comment

I'm so glad to receive your words :)

Translate

Entri Populer

Subscribe