Kerokan - Sabtu, 23 Januari 2016

13.40


Aku menghabiskan sore bersama pengajar yang lain di rumah Pak Zando. Haaaah... hari ini ntah kenapa aku lapar terus, makan banyak, ngemil juga banyak, minum juga banyak. Yasudahlah yaa :’)

Gerimis tiba. Aku mendapati diri ada di barisan pengajar SDN Sumbarang 02 yang berjalan di bawah payung. Kami mendendangkan beberapa lagu sepanjang perjalanan. Sebentar-sebentar nafas terengah karena perut penuh dan jalanan naik turun. Namun, suasana sore gerimis seperti ini mungkin bisa masuk daftar suasana yang aku suka.

Selanjutnya, aku menghabiskan senja di rumah Bu Fathya. Ntahlah, di akhir minggu kedua ini, aku ingin banyak-banyak berkunjung ke rumah warga untuk berkenalan.

Ada kejutan malam-malam.
Ada tiga anak yang datang ke rumahku. Ada Abit (kelas 4), Lisma (kelas 2), dan Haikal (kelas 1). Kalau boleh jujur, Haikal adalah salah satu anak yang jadi pusat perhatianku. Ia harus berlari untuk mengejar teman-temannya.

Namun, malam ini seperti kembang api tahun baru. Ia memang selalu terlihat sungguh-sungguh belajar tapi kali ini dibalas dengan jawaban-jawaban benar dari soal matematika yang aku berikan. Aku senang sekali. Aku terharu malam ini.

Sepertinya masuk angin. Jadi, dikerokin Ibu. Nah, untuk pertama kalinya dalam hidup, aku dikerokin. LoL



You Might Also Like

0 comment

I'm so glad to receive your words :)

Translate

Entri Populer

Subscribe