Embun Malam-Malam

07.39

Awalnya aku ingin bicara pada embun. Tapi jalan tak mengijinkan untuk itu. Jadi ku kirim pesan singkat padanya dan berbalas ...

sebuah pesan singkat untukku

Aku baca perlahan pesan singkat itu
Mataku panas
Bukan sedih, tapi terharu
Terharu oleh kerendahan hati seseorang yang hangat disana

Ia bilang bahwa ia amat menyayangi
Aku pun sama
Di pesan singkat yang aku kirimkan sebelumnya, aku katakan itu
Andai saja bisa ku kirim ragaku kesana
Akan kupeluk erat dan pasti berbumbu air mata

Dari dasar hati yang kepenuhan rindu ini
Jika saja bisa, bukan pesan singkat itu yang aku kirimkan
Tapi hal lain yang mungkin membuatnya lebih bahagia
Aku sudah menulis daftarnya
Semoga aku punya daya di waktu yang tepat untuk wujudkan itu


Ia bilang bahwa ia sedang menghadapi tantangan
Aku katakan bahwa aku akan selalu mendukungnya
Seperti bagaimana ia mendukungku yang dulu
Dari tertidur jadi terduduk
Dari duduk jadi berdiri
Kemudian mulai melangkah pelan
Berlari
Hingga sekarang aku menyeberangi selat

Aku tahu cobaan yang ia hadapi hingga sekarang itu tak mudah
Aku juga tahu bahwa ia bagian malaikat yang kuat
Aku mau Tuhan berikan ketegaran yang berlapis tanpa akhir untuknya
Begitulah doa yang bisa kuselipkan tiap malam

Ia bilang maaf padaku karena tak bisa jadi sempurna
Aku katakan bahwa ia adalah anugerah paling sempurna yang pernah kuterima
Jadi anak kecil yang dulu memegang tangannya adalah satu kedamaian surga
Jadi anak kecil yang belajar membaca dan menulis dengannya adalah satu lentera hidup
Jadi anak kecil yang belajar bernyanyi dan menari dengannya adalah satu bekal abadi

Aku  katakan padanya kalau ia cinta pertama dan terakhirku
Aku  katakan padanya bahwa sesegera mungkin aku akan temani ia menghabiskan hari-hari kami bersama
Aku katakan padanya bahwa aku akan mengajaknya jalan-jalan bersama
Aku minta doa padanya agar aku tak jadi anak yang mengecewakan

Aku sangat menyanyangi pemberi pesan sejuk malam ini
Ia bagai embun malam-malam di tengah lelahnya hari ini




Selamat Hari Ibu
Jika saatnya nanti, aku juga ingin jadi embun seperti Ibu :')


Putri




You Might Also Like

0 comment

I'm so glad to receive your words :)

Translate

Entri Populer

Subscribe