Ditutup Senja Bersama Ibu

17.26

Aku bangun tergesa-gesa
Sejak pagi aku sadar mataku berat,
nafasku panas
Sayangnya rencana senja tak boleh tak jadi
Aku ingin ke tempat Ayah
Pamitan...
dan Ibu, pasti mau mengantar

Perjalanan tak secepat biasanya
Aku juga tak mau lewat jalan besar
Aku diam...
Ibu juga diam...
Kami kedinginan

Dalam hati aku berharap...
Kelambatan ini tak diantar gelap
Aku ingin tiba saat warna masih terlihat beragam

Tuhan mengabulkan...
Hangat menyapa saat kami sampai
Di tempat Ayah selalu hangat

Kami membuka percakapan
Berdua... Aku dan Ibu
Mungkin bertiga... 
Jika benar Ayah datang menyapa
Rasanya... Iya.

Tak lama...
tapi cukup buat mataku terbuka, 
nafas panasku mereda

Angin dingin perjalanan mulai memperingatkan

Aku pamitan...
Tentu saja ingin kembali datang
Walau tak memastikan kapan

Kami kembali pulang diantar senja
Berdua... Aku dan Ibu


♥


Terima kasih Bali untuk 71 hari menyejukkan
Aku kedinginan dalam hangat


Putri

You Might Also Like

0 comment

I'm so glad to receive your words :)

Translate

Entri Populer

Subscribe