Balasan Dua Surat

17.42

♥


Juni datang...
Ada dua surat istimewa yang harus dijawab...

Kedua surat itu kertasnya berwarna merah muda, tulisannya rapi sejajar...
Dua surat yang aku pilih dari banyak surat yang masuk ke dalam kotak
Bukan berarti yang lainnya tidak aku baca, karena aku sangat suka dapat surat
Lebih suka daripada dapat cokelat...

Surat pertama seperti mesin waktu, 
Membawaku ingat beberapa saat lalu yang sangat lalu ketika aku belum punya jawaban atas pertanyaan mengejutkan datang, mungkin dia juga rasakan hal yang sama saat itu
Lalu, kami bicara singkat berdua dna putuskan jawabannya.

Sekarang beginilah..
Hai penulis surat pertama ini sangat baik jadi pendengar cerita-ceritaku
Kalian pernah lihat aku paling gila, segila apa?
Tanya saja sudah padanya, hahahaha

Ketika aku baca suratnya, yang cukup panjang -ini yang disebut usaha-
Aku jadi ingat lagi kalau segalanya yang terjadi sekarang, ya karena aku yang pilih
Aku bahagia super bahagia karena disini ketahananku akhirnya dapat ujian
Aku meyakinkan diri menyelesaikan yang aku mulai, menyelesaikan dengan anggun
Dan kamu, kamu juga akan sama atau bahkan lebih dari aku karena kamu yang memberi energi lebih untuk aku
Kita akan selesaikan bersama dan sediakan waktu untuk minum teh berdua untuk ceritakan perjalanan kita nanti

Surat kedua membuatku seakan terbang melayang...
Sudah kesekian kali ia sukses buat aku merasa berenergi dan hidup
Sama. Kertasnya juga sama berwarna merah muda.
Kamu harus tahu kalau penulisnya luar biasa, jauh lebih luar biasa dari aku.
Makanya dia selalu sanggup membuat aku terbang melayang tinggi ke awan
Bilang padaku secara tidak langsung kalau nafasku dan setapak yang aku langkahi akan berujung bahagia.
Oh! Dia juga pendengar yang baik, pemberi saran yang baik 


Terima kasih tinta dan kertasnya, lebih terima kasih untuk waktu yang disisihkan untuk mengaduk mereka bersama menjadi sebuah surat

_untuk dua malaikat_



Ah... Mei selesai dengan cantik. Senyum dan tawa anak-anak, kehangatan teman-teman, nyamannya dengan dia yang disana, dan aku temukan satu hal,"Lihat bahagianya, disana kamu akan bahagia... Belajar dari sedihnya, disana kamu akan semakin bahagia..."

Juni akan punya apa?
Tiga hari akan aku lewati di Puncak, tentu saja aku perlu teh hangat.
Tak sabar, udara segar akan mewarnai Juni ini.

Kamu?
Akan bawa Juni kemana?
Pastikan ia kamu ajak mencari kenangan dan menulis kenangan, Hujan-hujanan tak apa juga. Asal jangan hanya diajak tidur ya...


A Pluviophile 


You Might Also Like

1 comment

  1. infonya sangat menarik,,,
    salam sukses,,,
    mantap,,

    BalasHapus

I'm so glad to receive your words :)

Translate

Entri Populer

Subscribe