Batas dan Kesempatan

09.43

Aku bersyukur masih sempat duduk dan bercerita selepas berdoa ditemani asap dupa.
Malam Sabtu jadi malam boleh begadang dan tentu saja bercerita.

Aku sedang dapat kesempatan, menggeser batas untuk bergerak lebih luas, ketika sudah mentok hampir kena batas, coba geser batas lagi agar bisa lewat

...katanya, kita tidak bisa melampaui batas yang sudah ada, tapi kita bisa geser batas itu dan melanjutkan langkah, geser lagi, langkah lagi...


Itu mungkin gambaran yang sedang aku alami hampir sebulan ini. Aku ada di dalam lingkaran kesempatan yang tahun lalu masih setia jadi bagian dari doa. Berapa kali pun aku cubit tanganku, tetap sakit, karena ini memang bagian dari kenyataan, bukan lagi mimpi, bukan lagi hanya bagian dari doa. Selamat! Kepercayaan demi kepercayaan sedang mendampingi!

Sekarang sudah sampai di bulan kesebelas tahun ini. Hampir berakhir ya. Kalau diingat-ingat lagi, hampir semua daftar harapan yang ditulis saat malam tahun baru lalu, sudah terwujud. Mungkin yang belum tinggal beberapa lagi untuk bulan terakhir nanti. Nah, harapan-harapan baru pun sudah berbaris rapi menunggu kesempatan membuka pintu dan jadi kenyataan.

Semester ini ada banyak sekali kesempatan-kesempatan baru yang diberikan. Aku rasakan satu-satu. Sempat sering bertanya "Apa bisa?" tapi tetap ada id yang punya kesenangan tersendiri dan superego yang bilang "usaha-usaha pasti bisa!"

Kadang rasanya belum bisa beri yang terbaik untuk kesempatan, tapi kesempatan selalu berikan yang terbaik untuk pembelajaran :')

Senang sekali rasanya, perlahan bisa geser-geser batas, tidak stagnan disitu-situ saja, Ragu di awal pasti ada, tapi ego selalu bisa memutuskan yang terbaik sampai sekarang. Pernah ada rasa lelah, perlu diam sehari dulu, pergi sebentar untuk bersenang-senang, tapi kemudian bisa kembali lagi dan menjalani lagi hal yang tidak biasa, yang buat gugup, yang buat terharu, tapi akumulasi semuanya adalah "kelegaan" sedang berada di lingkaran memanfaatkan kesempatan yang sedang dikalungkan.

"Tunggu beberapa hari lagi!"

Ntahlah, tapi aku seyakin itu kalau November akan ditutup dengan luar biasa lega. Sekarang boleh sampai terseok-seok, rasanya masih kurang, kadang mual, atau tidak ingin beranjak dari tidur, rasanya masih gugup, masih harus tambah ini dan itu, tapi aku yakin kalau November akan berakhir dengan istimewa, bahagia, melegakan. November ini akan selalu aku ingat karena untuk kali pertama, aku sadar sedikit-sedikit sedang menggeser batas, geser lagi, langkah lagi, sampai-sampai aku sudah disini, sebentar lagi mengakhiri bulan hujan kesempatan.


Banyak pembelajaran yang di akhir bulan nanti pasti akan diceritakan semuanya, segalanya. 
Banyak pemberi kesempatan yang berbaik hati beri waktu untuk mengajari seorang Putri Puspitaningrum bergerak menggeser batas :')


---


{Putri}


You Might Also Like

0 comment

I'm so glad to receive your words :)

Translate

Entri Populer

Subscribe