Kamu

17.18

kalau jodoh, pasti ketemu
nah, kalau nggak ketemu berarti ...

-pasti ketemu kok :)


Aku percaya, ada makna dari semua langkah-langkah selama ini yang setapaknya benar, bahkan sampai yang salah tikungan. Intinya, kumpulan langkah-langkah itu mengantarkanku sampai disini. 

Memang ada apa disini?

Ada  potongan cerita ketiga tentang kamu. Ada pagi yang buat aku merasa semuanya selalu jadi lebih cerah. Sesederhana kamu berdiri dan duduk lebih dekat saat meneruskan perjalanan. Sesederhana saat menyeberang dan pulang aku titipkan dulu tangan ini untuk kamu genggam dan selamatkan dari kerumunan orang-orang (hahaha). Oh, tidak-tidak! yang terakhir itu bukan hal sederhana.

Aku tidak pernah tahu kita suka hal-hal yang sama, sebelum akhirnya duduk di bawah pohon menikmati makan siang dan tahu lebih banyak dari sebelumnya. Jauh sebelum cerita-cerita di bawah itu, aku pernah berpikir dua kali saat kamu bilang mau pergi ke tempat itu. Ya benar, itu tempat tujuanku  kemarin, tapi aku jadi sangat senang karena tujuanmu juga sama. Mungkin karena selama ini, sekalipun dengan orang paling dekat, aku belum pernah  satu tujuan kesana. Kata kamu,"Mereka beda dunia, hahaha." Lalu, kita?  

Aku yang mengantuk dan lelah merasa beruntung bisa bebas bersandar dibahu itu. Aku jadi merasa lebih baik. Hmm, tidak mudah, tapi akhirnya tidak ragu. Aku sulit bersandar, kecuali aku percaya bahwa sandaran itu masih kuat untuk buat aku kuat juga dan aku berhasil dibuat percaya.

Kamu pernah bilang, kamu perlu air yang banyak untuk dituangkan ke gelas agar lapisan-lapisan sakit yang paling bawah bisa diangkat ke atas, lalu tumpah lewat pigirannya,  habis, dan tersisa air jernihnya saja. Aku belum tahu, aku bisa jadi itu atau tidak, tapi buat aku, kamu sudah lebih dari air itu. Bukan obat, bukan penghilang rasa sakit, tapi pemandu yang membawa ke jalan baru yang bahkan sebelumya aku belum pernah tahu, ternyata ada jalan sebagus ini.

Aku bawa pulang beberapa benda dari sana, agar aku lebih ingat bahwa hari itu, kita ada disana. Lebih mudah bercerita rasanya. Kita di dalam cerita-cerita yang sedang aku kumpulkan jadi satu. Semoga kumpulannya pun membuat betah.

Akhirnya, percakapan malam yang membuatku merasa ingin kamu tetap disini.  Sesederhana kamu berdiri dan duduk lebih dekat saat meneruskan perjalanan. Sesederhana saat menyeberang dan pulang aku titipkan dulu tangan ini untuk kamu genggam dan selamatkan dari kerumunan orang-orang (hahaha). 
Sesederhana kamu bisa yakinkan aku, aku masih boleh bersandar kapanpun itu.





Rissa






You Might Also Like

1 comment

  1. kalau jodoh, pasti ketemu
    nah, kalau nggak ketemu berarti ...
    -pasti ketemu kok :)

    ahahaha... ceritamu selalu menarik untuk dibaca ^ ^

    BalasHapus

I'm so glad to receive your words :)

Translate

Entri Populer

Subscribe