Kakak, aku mau bilang...

13.38

Aku tulis surat untuk Kakak Doi

Kakak, aku mau bilang,"Awalnya, aku mau di pembukaan surat ini ada foto kita berdua, yang cuma berdua. Ah, ternyata aku tidak menemukannya. Mungkin ada di netbook-ku yang rusak atau hand phone-ku yang hilang."


 Hmmm... yasudahlah, lagipula kita bukan seperti foto-foto yang hilang ntah dimana kan? Kita selalu ada di suatu tempat pada suatu hari yang bisa diceritakan ketika berjumpa.


Sudah sampaikah disana?


Aku ingin surat ini jadi cerita sejak awal jumpa sampai pertemuan di bandara yang gagal. Nah, supaya ada yang dibaca-baca ketika minum kopi suatu pagi atau lelah dengan kepenatan sepanjang hari. Boleh tidak ya?




lalu bernostalgia sebentar...

2011 - menjadi tahun awal pertemuan kita berdua. Awalnya dikenalkan oleh Kak Esta dan Kak Mala yang lebih awal aku kenal di HFHL Bali. Lalu, dibawanya aku berkenalan dengan kakak, yang selanjutnya membawaku ke tempat dimana aku bisa menjadi aku, anak-anak dan tulisan~


17 Desember 2011~

Hari pertamaku datang ke Sanggar Belajar di Lt. IV Pasar Badung. Ingat kan kita mengajar bersama disana? Awalnya aku sempat deg-degan karena belum pernah kemari sebelumnya sedangkan kakak sudah sering. Lama-lama jadi terbiasa, jadi menikmati kebersamaannya, bahkan merindukannya.

Selanjutnya, 2012 datang dan tahun ini banyak kita habiskan sama-sama. Sekarang, aku tidak bisa sebutkan semua, intinya banyak, hahaha. Kita pernah nonton konser bareng, pernah ngajar bareng, pernah makan bareng, merayakan ulang tahun bareng, menginap, curhat,  dan banyak lagi lainnya. Berkat kakak,  tahun ini juga aku mulai mencari tahu tentang UI, tempatku berada saat ini. Padahal, aku belum pernah punya pertimbangan ini sebelumnya, belum berani tepatnya. Namun, banyak pertemuan kita tahun ini mengajarkan aku bahwa tak ada batas untuk keinginan, tak ada batas juga untuk mimpi.


Masih di tahun yang sama, aku mulai senang menulis lebih banyak tentang kenangan di blog ini. Aku juga terinspirasi dari kakak, hahaha


Aku juga banyak berkenalan dengan orang baru. Orang-orang yang menghapus sedih kehilangan dan bisa isi kekosongan. Sempurna bukan? :') Itu juga karena kakak.



2013 - 

Semakin bertambah usialah kita berdua. Setengah tahun di bagian awal sama-sama kita lalui di Bali. Namun, pertemuan kita tidak sebanyak tahun lalu. Bukan tidak berteman lagi, tapi memang jalan hidup seperti ini, hehehe. 

Oya, tahun ini kita juga merayakan Hari Anak Nasional bersama-sama di Rumah Belajar Lentera. Sebelumnya, kita bertemu di Ruang Pudak (bertemu Nanda, adik kecil kita yang ceria) RS Sanglah. Kita membicarakan dan akhirnya merayakannya di Rumah Belajar Lentera bersama adik-adik. 


Selanjutnya, aku bahagia diterima sebagai mahasiswi Fakultas Psikologi UI, obrolan kita Maret 2012 lalu tentang jurusan kuliah, universitas, mimpi, dan lainnya sudah dijawab tahun ini. Aku semakin bahagia ketika tahu kakak juga diterima sebagai mahasiswi S-2 UI. Kita akan sama-sama di tempat yang kita bawa tidur Maret lalu, hahaha.


Aku membayangkan kita akan lebih sering bertemu di Depok, menghabiskan waktu sama-sama, jalan-jalan. Sayangnya, itu semua bayangan belaka. Nyatanya, kita hanya bertemu sekali, itu pun tidak sengaja di dalam bus.


Kakak, aku mau bilang,"Tahun ini aku semakin banyak kenal orang baru, aku tahu aku harus bagaimana, aku tahu aku harus kemana, dan lain-lain, karena suatu hari di waktu yang lalu, aku belajar itu dari kakak."



Sampailah pada tahun ini, 2014


Awal tahun ini, kakak memberikan aku kesempatan untuk mengisi Creative Class Gdebook  di Desa Bona bersama teman-teman FAD. Bahkan kita tidak sempat bertemu, tapi kesempatan ini diberikan dan syukurnya bisa dijalankan. Terima kasih ya :')


Selanjutnya, kita ditenggelamkan lagi oleh kegiatan masing-masing. 


Sampai akhirnya, aku bahagia mendengar berita bahwa kakak diterima beasiswa USAID.  Aku seneng bangeeet tahu kabar itu. Tapi, kadang mulai berpikir, kita akan lama tidak bertemu.



Juli, 2014

Aku sampai di Bali dan aku tahu Agustus nanti kita akan mulai berbeda benua. Pertemuan kita yang pertama adalah di Veranda untuk membicarakan perayaan hari anak. Aku bahagia karena kita akan merayakan lagi hari anak bersama-sama. Intensitas bertemu kita berdua juga lebih banyak dan aku bersyukur untuk itu semua. 


Kita ngapain aja ya?

sharing, jalan-jalan, makan bersama, menginap lagi, bikin jus strawberry, bikin film, berburu ucapan, car free day, dan banyak lagi lainnya. 

Sampai akhirnya kita menyelesaikan kafe bahasa (5 dan 7 agustus) lalu perayaan hari anak #HANSiangan2014, 10 Agustus 2014, setelah itu kita tidak bertemu lagi sampai sekarang. Sudah sampai kah kak? Bagaimana disana? Bapak kos menyenangkan? Hahahaha




***

Me and Mickey Schro
best friend
Kakak, aku mau bilang,"Makasi sudah membawa aku menjadi aku, mengisi kekosongan, dan menghapus kesedihan, hahaha :'D. Romantis kan aku :p"

Aku jadi tahu apa yang membuatku bersemangat, apa yang menjatuhkan, yang aku suka dan tidak suka, yang aku harus jalani atau tinggalkan, yang aku harus raih atau lupakan, banyak lagi lainnya.

Kakak, aku mau bilang,"Aku suka kalau kita dibilang kakak adik. Menurutku itu pujian, hahaha :'D"
Awalnya, aku merasa kaget kalau misal ada orang yang mengatakan kalau kakak adik. Aku ingin bilang kalau aku adalah Putri yang nge-fans sama Doi. Nah, tapi setelah aku pikir-pikir, kapan lagi ya dibilang kakak-adik sama idola? Hahaha. Kadang aku jadi suka spontan, bilang "iya" kalau orang tanya "Kamu adiknya Doi ya?" atau bilang "Iya, kakakku" kalau orang bilang apa-apa tentang kakak. Nah, terakhir itu lagi-lagi ditanya adik Doi atau bukan sama orang-orang balai bahasa, 14 Agustus lalu, sehari sebelum aku kembali kesini. Hahaha, tentu saja kakak jauh lebih baik dari aku dan aku senang tahu tentang itu. 

Kakak, aku mau bilang,"Aku merasa jadi beruntung bisa dekat  Kak Doi."
Sebelumnya, aku suka berdoa sama Tuhan minta dikirimkan kakak laki-laki karena kalau minta sama Ibu, aku akan dipandang anak aneh, hahaha. Aku juga pernah merasa bingung, belum tahu harus apa, hal apa yang aku suka, dan lainnya. Dan... akhirnya kita bertemu, walaupun kakak bukan cowok (hahaha), tapi kakak bisa cover semua itu. Bahkan, bawa aku kenal sama orang-orang lain yang sangat menginspirasi.

Suatu hari aku sempat bicara pada-Nya, untuk bilang terima kasih karena bertemu dengan kakak yang mempertemukan aku dengan banyak kakak lainnya. Aku juga bilang terima kasih pada-Nya karena ketika aku "bingung lagi", aku tahu harus bertanya pada siapa.

Kakak, aku mau bilang,"Banyak orang yang nge-fans sama kakak, tapi aku merasa beruntung bisa jauh lebih dekat dari itu."

***

Kakak, aku nggak mau bilang sebenarnya kalau aku netes-netesin air mata nulis ini pagi-pagi buta. Tadi aku dibangunkan suara kembang api dan tidak bisa tidur lagi. Walaupun pertemuan romantis ala AADC di bandara, ternyata tidak jadi. Semoga kita bisa bertemu lagi ditempat yang lebih seru ya :'D 

***

Selamat merayakan kemerdekaan Indonesia di negeri sana <3




Salam hangat

Cipuuut




Kakak, aku mau bilang,"I Love You, kak. Aku selalu bangga sama kakak."




You Might Also Like

0 comment

I'm so glad to receive your words :)

Translate

Entri Populer

Subscribe