Suara-Suara di Luar Jendela

00.39

Hai, senang bercerita kembali disini..

Setelah melewati hari-hari Maret yang ceritanya sampai overtime, aku kemarin menyambut April dengan segelas teh hangat  manis buatanku sendiri.

Belum terlambat kan menyapa April? Lagipula, ini baru hari kedua...


***

Suara-suara di luar jendela semakin keras. Awalnya aku tidak memberikan perhatian lebih padanya. Tampilan layar di depanku awalnya lebih mengundang perhatian, tapi sekarang... suara-suara itu sedang menemaniku bercerita.

***

Apa yang diberikan Maret?

Oh ya, sejak Maret kemarin, aku punya tempat dan teman baru. Namanya sama dengan teman kecilku. Deja vu?  ya, tentu saja. Pertama kali aku berkunjung ke rumahnya, di daerah Jakarta Selatan, dan berkenalan pertama, saat aku tau namanya dan kelas berapa ia sekarang, semuanya sama seperti saat aku berkenalan dengan teman kecilku awal 2012 lalu di Bali. Hmm~ setiap Selasa dan Rabu mulai Maret itu, aku akan selalu bertemu dengan teman kecil ini, teman yang akan menambah cerita-ceritaku untuk kamu.

Yup...
Maret juga mengakrabkanku dengan commuter line. Sebelumnya, aku bukan orang yang sering menggunakan transportasi ini, walaupun sudah 1 semester berlalu disini. Tapi, sejak Maret datang dan sejak aku bertemu dengan teman kecilku, aku jadi akrab dengannya. Banyak remah-remah cerita yang berbeda tiap kali aku memasuki gerbongnya. Tunggu ya, sampai cerita itu terkumpul dengan rapi dan kalian bisa membaca sambil sesekali menyentu halamannya. Oh ya! Bukan hanya commuter line, tapi juga metromini. Hmm~ Bulan Maret, jadi bulan pertamaku naik metromini disini. Hahaha, Menyenangkan tiap kali duduk dan bersentuhan dengan berbagai latar yang sedang ingin berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

Apalagi ya?
Oh! Maret juga mengembalikan warna anak-anak surga. Yup! Maret jadi bulan pertama kembali bertemu adik-adik manis Children of Heaven setiap hari Minggunya di Pancoran Mas. Pada paruh ini diberi kesempatan untuk menjadi Wali Kelas 3. haaa senangnya!


Cerita-cerita di atas cuma sebagian kecil dari yang Maret berikan. Sisanya ada di box, yang ketika kalian ucapkan kata kuncinya di depanku, box itu akan terbuka dan memberikan cerita.


Pesan singkat dari Maret: kamu punya 24 jam dan itu pasti cukup untuk cerita-cerita yang sudah disiapkan


Bye bye

April yang datang untuk Putri


Berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya, April dibuka dengan pagi yang paling tenang. Sehari setelah malam Nyepi, setelah  berpelukan dengan ketenangan, amati geni...

Walaupun Nyepi kali ini berbeda tempat, tapi hening yang bisa menenangkan itu tetap bisa dirasakan. Hal yang membuat senang adalah saat ada bagian-bagian dari diri yang saling menyemangati untuk melaksanakan brata-bratanya

***

Sempat takut kehilangan alur... tapi, tidak lama.

Ya! Mungkin ini juga sempat diajarkan Maret dan diteruskan oleh April. Suatu waktu, mungkin ketika duduk di gerbong kereta, atau berdiri menunggu bis, mungkin juga saat makan bersama teman, bercanda, dan mendengarkan dosen berbagi ilmu, atau sesederhana duduk di pinggir jendela sesaat setelah bangun tidur, tiba-tiba alur datang. Biasanya cepat-cepat catatan merah aku buka dan menuliskannya. Ya, beruntung kalau sedang di dekatnya, kalau tidak? sayangnya kebiasaan menelan kembali alur itu masih ada, tetapi sedang dikurangi sedikit demi sedikit. Catat dan catat lagi. Maret dan April mengajarkanku untuk menyanyangi catatan dan menyukai proses mencatat. Kadang, recall sesuatu yang kita telan itu perlu cue. Aku perlu cue-cue itu untuk lebih banyak membuat cerita untuk kamu.

Untitled

Aku tidak mau kehilangan harapan untuk April, tapi aku juga tidak mau dilumat mentah-mentah oleh harapan dan jadi tidak menikmati hari. Hmm~ untuk seorang penikmat suasana sepertiku, harapan dan rasa nyaman itu adalah saudara kembar. Nyamanlah dengan harapan itu, dengan awalnya, dengan jalannya, dan  dengan akhir bahagianya.

***

Cinta?
hahaha, sudah kusiapkan halaman khusus untuknya :) 
 Maret dan April membuatku lebih akrab mengenali wujudnya yang invisible itu. Suatu waktu ada mengirimkan pertanyaan tentang satu kata ini, kata yang aku nikmati tiap harinya.
"Apa artinya?" Hmm~ tiap orang punya jawaban sendiri, tergantung apa yang pernah dipetik atau dihisap dari manisnya kata ini.
Buatku, cinta itu satu... 

satu kata 
satu ketulusan
satu keabadian 

satu pilihan untuk satu rasa yang sama
satu hal yang setiap orang pasti punya dalam dirinya

satu bagian yang selalu ingin dibagi dan dilengkapi 


Menjawab?
Untitled

***

Sepertinya, suara di luar jendela memanggiku untuk kembali
Sampai jumpa di cerita lainnya

NP





April Wish:
I know I can't complete my pages
cz during my life, I always adds new pages one by one
But, for April, I want to complete my first chapter
wish me luck :*

You Might Also Like

3 comment

  1. menarik seperti biasanya :) kenapa apa yang aku bayangkan dari cerita-ceritamu selalu tergambar indah, sepertinya tiap hari yg kmu lalui selalu menyenangkan put :O

    BalasHapus
  2. wkwkwk memang asli menyenangkan kak :D

    BalasHapus
  3. ketika aku bercerita, ceritaku g seindah itu (T.T)
    #kata tmenku, ceritaku kebanyakan merananya (._.)

    BalasHapus

I'm so glad to receive your words :)

Translate

Entri Populer

Subscribe