Lentera 23 Juli

23.02

Dear my lovely page, 
how are you today? Now, we're in wet day ! wet happines :p LoL


***

(3) photography | Tumblr

Waktu itu seperti musik, punya nada, tempo, harmoni, dan bisa berhenti ketika pemainnya memutuskan untuk menyudahi. Seperti angin yang bisa saja terkesan hanya lewat atau sebuah cerita yang sempat berbicara lama dengan hari. Semuanya terserah yang punya waktu dan Tuhannya.

Hari sedang tampil dengan awan yang menunda hujan dan berteriak memanggil matahari meski malu-malu. Saat itu ada tawa dan cakap-cakap bias yang mengiringi percakapan kita. Masih ingat? Ketika kita berencana bertemu, mengisi hari, dan merencakan isi hari yang belum kita temui. Tidak ingin ada nada sumbang tetapi tidak juga terkesan dibuat-buat. "Natural dan sederhana," begitu ingin kita.

Saat itu kita sempat berbagi waktu dengan mereka yang disana. Di ruangan penuh perjuangan untuk nafas-nafas pertanda kehidupan itu masih ada. Untunglah, ada rasa tenang ketika masih ada canda, senyum, dan riuh cakap-cakap ringan yang menemani malam disana. 

Kita pulang setelah memberi kata di atas kertas yang diselipkan pada mawar-mawar dalam botol. Untuk mereka dan senyum orang-orang yang menemaninya. 

White Roses | via Tumblr

Semalam berlalu  ...

Kita bertemu lagi untuk berbicara tentang isi hari yang semakin dekat. Dalam malam dengan teman baru yang rasanya sudah hangat tanpa dibuat-buat. Tidak lama, tetapi ada hal yang kita bawa ketika kembali darisana. Sebuah tanda bahwa isi hari nanti sudah hampir kita sempurnakan. 

Malam menemani kita kembali dengan cakap-cakap yang berbeda. Hari itu pun disudahi waktu...

(1) Timeline Photos | via Facebook

Waktu berganti, lembar langit pagi dibuka lagi...

Pagi itu hujan. Tidak seperti hari sebelumnya. Hmmm, bukankah teh dan hujan adalah paket komplit untuk bertemu dengan cerita lama? Benar sekali, mari bercerita dengan halaman lama, tepatnya halaman tentang sehari sebelumnya...

Jalan-jalan desa yang sejuk mengarahkan kita pada ukuran kilometer yang cukup jauh. Tertawa-tawa sendiri ketika kita sadar bahwa itu sudah jauh dan tidak pada yang kita tuju. Tapi apa kita akan berbalik untuk menemukan persimpangan tadi? 

Langit masih biru dan udara semakin dingin, kita memutuskan lurus dan belok kiri, mencari keindahan lain di tempat kita terdampar. Tidak berbalik. Saat itu kita tidak sedang terburu-buru bukan? 

Suasana desa dan hamparan yang luas menyapa kita. Awan masih setia menyimpan hujan dan mengijinkan perjalanan ini tidak basah. Ada suara gamelan, kendaraan lewat, percakapan bias. Ada juga pertunjukan romantis dan suara angin dari gurat-gurat terasering sawah.

Cukup lama kita disana, sampai langit semakin gelap dan sepertinya awan sudah tidak kuat. Kabut sudah turun, kita melanjutkan perjalanan lagi. 

Akhirnya, dengan mengikuti tanda-tanda yang terselip pada pohon, tiang, atau bersandar pada tembok rumah, kita sampai. Tanpa perlu kembali menemui persimpangan lama, kita bisa sampai di tempat yang kita tuju. Tempat pesta yang kita mau. Pasti ada jalan di depan sana, di depan sana.

party | Tumblr

Kita sampai juga pada hari itu...

Merangkai sebuah melodi untuk hari yang istimewa. Saat aku menjadi penunjuk jalan dan berkali-kali salah. Untungnya kita sampai juga, tepat di dalam Lentera.

Berteduh di bawahnya. Kita mengisi waktu yang ada, berkenalan, bercanda, bercakap-cakap. Kita ingin hari ini menjadi istimewa, -isi- hari yang sempat kita bicarakan juga bisa istimewa saat itu. 

Bukankah istimewa adalah sebuah kata subjektif? Siapapun bisa mengatakan itu, termasuk kita :D Tentang kata dan canda sore itu, malam itu, hari itu... istimewa <3 Dari percakapan sederhana untuk mengisi waktu-waktu yang masih ada ketika masih disini. Agar nanti ada cerita ketika kita sudah harus berpindah halaman lagi. 

Pada Lentera kita belajar tentang kebersamaan, keramahan, kesungguhan, sekaligus kesederhanaan dalam makna yang dalam. Semua menjadi dirinya sendiri, sebagai puzzle yang menyusun hari itu. Satu keping hilang, tidak akan terlihat indah bukan? Terimakasi sudah datang dan melengkapi semuanya. 

Untuk hari yang baru saja berlalu, hari yang sudah sempat kita bicarakan dan akan kita rindukan :D

WORLD of ROT | via Facebook



Ni Putu Putri Puspitaningrum
#HAN2013 di Lentera



You Might Also Like

0 comment

I'm so glad to receive your words :)

Translate

Entri Populer

Subscribe