untuk Dinding dan Pintu

14.34


Large

Selamat pagi hari ke-4 bulan ke-6 tahun ini :)

Setelah #Afro belum ada lagi ya percakapan teh tentang kita.
Jadi, biarkan pagi ini menjadi manis untuk sebuah aliran cerita dan dinding surat yang sabar tanpa bicara ...


***




ini dinding kita ... itu kuas dan catnya... lalu?

Langit sore saat itu, dalam perjalan Denpasar-Tabanan beberapa bulan yang lalu, kembali berbagi rupa. Masih sama, saat sore juga, hanya saja tidak di tempat yang sama dan tidak juga dalam sisa hujan yang sama.

Langit dengan warna lembut itu seperti dinding yang bertuliskan "Kita tetap menjadi kita yang terlahir membawa kuas dan banyak sekali cat warna"  Tetap di sediakan dinding untuk kita warnai atau kita tatap saja tanpa berbuat apa-apa. Terkadang juga lelah dan meminta kuas lain membantu memberi warna. Bukan hanya itu, tidak jarang ada kuas lain yang dengan baik hati menawarkan diri untuk mewarnai dinding itu. Jadilah harmoni warna yang punya ritme cerita sendiri ketika kita menelusurinya dari kiri ke kanan atau sebaliknya.

Cerita-cerita seperti warna langit sore saat itu. Bercampur, menyatu,  saling melenyapkan, dan membentuk warna lembut yang baru, tapi tidak pernah mematikan warna yang sebenarnya secara besar-besaran. Tetap ada gurat warna lama seperti awal kita dilahirkan dengan cat-cat warna sederhana. Putih dan hitam...

dan sore berikutnya ...

Large


itu pintunya tapi yang mana kuncinya?

Beberapa hari ini, aku menghabiskan waktu membaca biografi singkat beberapa tokoh yang aku kenal, termasuk yang baru kenal setelah membaca. Bermacam-macam jalan cerita  yang dengan baik hati dibagi dalam sebuah tulisan.  (book : Surat dari & untuk Pemimpin , Chicken Soup)

Mereka yang menentukan pintu mana yang akan dibuka, menemukan kuncinya, membuka pintu itu, dan memulai semua langkahnya. Jadilah, satu tokoh legenda yang sekarang ceritanya  sedang dibagi. Mereka"menemukan kunci yang tepat untuk pilihan pintu yang benar".

Semakin lama berteman dengan tulisan-tulisan itu, seperti memperjelas bahwa semua kunci yang kita perlu ada di tangan kita sendiri. Tinggal pintunya saja yang akan datang pada waktunya. Kadang samar-samar, kadang juga jelas, mungkin tergantung seberapa besar  keyakinan kita untuk masuk ke dalamnya. 

Large



Mengutip kata-kata Dee untuk dinding dan pintu..
"Jadilah cair..."

Dengan begitu kita lebih mudah mencampur warna untuk dinding yang akan bercerita...
Kita juga lebih mudah masuk dan menyesuaikan dengan setiap tempat yang ingin kita singgahi, seperti menemukan kunci untuk setiap pintu yang kita mau...

***

and I am Putri Puspitaningrum , who keen on beach and watermelon :D

Large
Large

***
on 24th May 2013 : 
something made me prayed so deep, more deep than before :') talked to Hyang Widhi everything I want...

on 27th May 2013 :
in ugly evening, after I had taught Rachel and Sora, after I had answered a call from Riri Irmanti, after all of blurred thing... the website said "Congratulation..."  <3 I prayed deeply again :*

I love you May :*  rest in peace in my lovely memorial room <3

on 2nd June 2013 :
thank to all of participant in "Think, Eat, Save !" for Environment Day :'D
 @HFHL_IDN, Mrs. Catur Yudha Hariani, Dr. Ir. Gede Wijana, M.S. , JRX SID, my clever sister Dwi Pradnya Ayu ({})

Welcome party , haha sorry I'm late, June :'D

***
Large

Putri Puspitaningrum


You Might Also Like

0 comment

I'm so glad to receive your words :)

Translate

Entri Populer

Subscribe