Bahagia Itu Sederhana

05.38

Hai kertas maya, hai pena.. Mari bercerita, 
Ssssttt kita masih punya 15 menit sebelum jam 9, sebelum jam baca sama jam tidur datang..

***

Pagi yang cerah. Nafas segar masih terasa ketika membuka pintu yang langsung menembus kebun belakang. Tidak usah menyiram tanaman karena tanah dan daunnya masih terlihat basah. Sinar-sinar hangat menari manja di wajah, menghirup nafas lebih panjang lagi. Terdiam seperti matahari ´⌣`

Bisa melihat ibu, ayah, dua adik, dan kakek sudah sangat cukup mengisi pagi ini. Mencoba menarikan mata sebentar pada kumpulan kata, menikmati dunia baru yang awalnya terlihat sulit tapi akhirnya punya sensasi, bersandar manja pada pagi ini. 21-12-2012 beautiful day 

***

Suasananya berbeda sekarang.
Akhirnya bisa kembali lagi kesini. Melangkahkan kaki bersamaan dengan langkah-langkah ramai yang lain. Ada juga pasang-pasang kaki sahabat yang menemaniku kali ini, ada Ratih, Gek Ayu, dan Arjun. Kita menuju lantai IV pasar ini. Rasanya sudah tidak sabar, lama sekali mata ini tidak bertemu dengan tangan-tangan kecil dan senyum polos mereka. Anak-anak itu.

"Yeee, mboknya sudah datang...."
Tiba-tiba suara Mila kecil menyambut kedatangan kami. Sejuk sekali rasanya ketika masih diingat oleh mata kecil itu. Ketika melangkahkan kaki masuk ke aula, bahagia rasanya karena aula ini ramai dipenuhi anak-anak. Tidak menunggu waktu lagi, geser meja, buka kursi, ayo belajar bersama ... ´⌣`

Meja kita terpisah, tapi aku melihat ketulusan 3 sahabatku itu. Bahagia sekali rasanya melihat anak-anak itu belajar. Terkadang mendengar pertengkaran-pertengkaran kecil, kejar-kejaran mereka, dan eh? ada yang nangis. Pukpuk ya adik..

Dari yang paling kecil sampai yang paling besar sudah memegang buku dan pensil sekarang. Masih ada juga sih yang kegiatannya nyeleneh, yah tapi aku mau mereka belajar karena mereka memang inigin belajar. Jadi, silahkan ekspresikan diri adik-adik ´⌣` Oya, disini juga ada 2 Mbok lain yang memang tetep ngajarin adik-adiknya, Mbok Luh & Mbok Putu.

Teringat lagi. Sebelum naik ke lantai IV aku ketemu  ibu-ibu yang aku kenal. Huft..Ibunya adik yang dulu juga sering kesini, namanya Bebas. Jujur, tiap kali kesini aku nunggu adik cowok berumur 3 tahun ini. Semagat belajarnya... Awalnya ketika melihat ibunya bekerja di pasar aku pikir dia ada di atas untuk belajar bersama, jadi aku nggak nanya. Tapi ternyata nggak ada :' ...
Tapi aku tetep yakin kok semangat belajarnya masih ada.. Adek Bebas, kakak tunggu yah ..

Oya, disini lebih ramai dari biasanya karena ini hari libur. Beberapa anak disini memang sudah ada yang bersekolah, jadi ketika libur mereka datang kesini untuk membantu orang tuanya dan singgah juga di sanggar belajar pasar ini. Disini, rata-rata mereka belajar calistung yang sederhana buat yang belum bisa sekolah atau berhenti sekolah. Tapi, buat yang memang sudah sekolah, mereka pinter-pinter lho... ! Lanjut sekolah terus ya adiiik , walaupun bebannya lebih banyak, tapi pasti bisa. Kejar mimpiiiii ! *nyanyi Laskar Pelangi*

Kali ini aku dikerumuni adik-adik laki-laki, ada juga Mila, ada Adek juga yang belajar nama-nama buah. Semuanya anak cowok minta diajari matematika. Mulai dari penjumlahan dan pengurangan susun, perkalian, pembagian kurung, eh jangan salah, ada juga yang minta belajar persamaan linier dua variabel dan phytagoras  lho. Belajar dan berekspresi sebebas-bebasnya adik-adik ´⌣`

Semangat belajar mereka yang juga mengisi semangat belajarku kali ini.
"Ya kak, soal lagi kak soal lagi"
Bergantian tiga adik-adik cowok itu minta dibuatin soal. Nah, karena aku mulai kewalahan, aku minta mereka berbagi soal, aku buat soal persamaan buat yang kelas 2 SMP, yang kelas 2 SMP bikin soal buat adik-adiknya yang lain, trus yang kelas 5 ajarin adik-adik yang nggak sekolah. Nah, pas kan ^_^ 

***

Siang sudah datang.
Tiba-tiba ada tangan kecil yang memelukku dari belakang. Adik kecil berbaju merah, cantik, dan ramah, "Omang" yang tadi belajar nama-nama buah.

Sampai waktu hampir habis, mereka masih tetap asik dengan buku, pensil, pensil warna, majalah, dan lainnya. Belajar karena senang belajar itu biasanya lebih cepat bisa kan ya :) Masih minta dibikinin soal..
"Mbok besok kesini lagi ya, soal-soal lagi yaaa"

Mungkin bisa menginspirasi pembuat kurikulum kali ya,
 "lebih penting mencerdaskan bangsa karena mereka memang ingin cerdas dan senang mempelajarinya. Nah,semoga ke depannya kurikulum menjadi media yang bisa membuat kita-kita ini senang sama pelajaran, bukan sekedar memenuhi standar pendidikan ya"

***

Pulang dari sini jadi keinget kata-katanya Gek Tri "Bahagia itu sederhana..." ,

menghabiskan waktu untuk berbagi itu bahagia, mereka belajar juga bahagia, tidak peduli beban apa yang akan datang, beratnya hidup, dan apapun itu, karena siapapun bebas bermimpi, berarti siapapun juga bebas mewujudkannya...




Kita berpisah di tengah riuhnya pasar. Sampai berjumpa besok kawan kecil ´⌣` 
Pulangnya aku kembali ingin menemui ibunya Bebas, tapi Tuhan tidak mengijinkan. Ia tidak ada di tempat yang sama ... But, pelajaran berharga buat aku karena terkadang kesempatan bertemu seseorang belum tentu terulang, manfaatkan sebaik-baiknya :')


see the photos in my tumblr > first StoriesBucket and second StoriesBucket



Happiness 
Full_megan_2b010_large

Putri Puspitaningrum

You Might Also Like

3 comment

  1. Wahh, adik msh ngajar yah? Kk kangen ketemu si omang nya,. Hehe,. :p

    BalasHapus
  2. masih kak, kalo emang bisa, adik kesana.. Kakak kalo nggak sibuk kesana aja :D

    BalasHapus
  3. amazing.....

    why are you stop dreaming when you wake up, with dream we can do everything we want (i love this quotes)

    BalasHapus

I'm so glad to receive your words :)

Translate

Entri Populer

Subscribe