Ingat Janji Kita ?

03.09

Dear my wall... ini, ada kiriman surat :)

***

Aku tidak dapat mendengar suara angin di luar gedung ini, aku juga tidak dapat melihat perubahan warna langit. Terkadang aku rindu dengan bebasnya udara di luar tanpa beban, tetapi aku lebih sering bersyukur ada di gedung ini. Setidaknya aku terlindung dari angin sakit di luar sana.

Ini hari terakhir aku disini. Koper sudah terisi kembali dan beberapa menit lagi pintu kamar ini harus ditutup. Beberapa menit aku menghabiskan waktu merapikan buku-buku ke ranselku lagi. Tiket sudah siap dan aku akan pulang. Yeeeeyyy !

Melempar mata ke sekeliling, kenapa rasanya berat ?

Yah, aku duduk lagi dekat lobby.
"Putriiiiiiiii....."
Aku kenal suara lembut itu...
"Putriiiiiii..." balasku.
baiklah, itu sahabatku yang punya nama yang sama denganku.

Lucu sekali pertama kali kita jadi sahabat. Waktu itu pintu kamarku tiba-tiba terbuka. Seingatku saat istirahat siang. Tiba-tiba Putri masuk dan duduk disana. Tiba-tiba juga kita jadi berbagi cerita.Yah, moment yang sudah berlalu  jadi pilihan, dan ternyata aku kenal aktor utama moment masa lalu yang ia ceritakan.
Bali itu sempit, jadi jangan heran kalo ini kenal sama ini pacaran sama ini mantannya ini kakak sepupunya ini temennya ini kakak kelasnya ini,dan seterusnya.

***


Yup, sudah pukul 15.00 , kita harus mengeluarkan koper dan benar-benar pergi dari tempat ini. Aku berjalan beriringan dengannya. Tapi cerita ini baru dimulai ketika kita akan pulang.



"Yah Put, ini hari terakhir ya, kok rasanya cepet banget :o"
" Iyaya Put, tinggal ntar malem aja acaranya, trus kita balik deh"


***

Kita ada di atas panggung yang sama. Satu per satu sudah turun tapi Tuhan mengijinkan aku dan Putri tetap disana. Sampai hanya tersisa 5. Tepat saat itu, ada 5 kursi hitam, dan kursinya di samping kursiku. Kita harus dikurangi lagi jumlahnya menjadi 3.

Huh, kita menghembuskan nafas lega menjadi bagian dari 5, tapi kita juga bersiap mempekerjakan jantung lebih kuat karena sebentar lagi akan berkurang menjadi 3. Apa kita adalah bagian dari 3 ?

"Put, kalo kita bisa jadi bagian dari 3, kita janji yuk, tegak berdiri, melangkah ke depan, lebih sukses, nggak mikirin yang kita ceritain waktu itu lagi, yah setidaknya bisa lebih kuat, buat melangkah tanpa dia :') ikhlas !". Tiba-tiba beberapa menit sebelum pengumuman 3, ia mengucapkan itu.

Sejenak panggung menjadi bagian dari pertaruhan. Benar, sudah terlalu lama dan berlarut-larut. Tidak ada ruang kosong lagi yang harus diisi cerita-cerita itu. Ternyata itu juga yang dirasakan sahabatku itu. Yakin, dan sekali lagi aku meyakinkan diri. Terkejut tapi mungkin ini bagian yang akan membuat segalanya menjadi lebih jernih.

Aku menarik nafas panjang sebelum menjawab.
"Ya Put, kita janji ya...Kalo kita bagian dari 3, berarti kita ditakdirin sudah siap untuk tidak dengan mereka. Ikhlas :')"

Aku tidak pernah tahu, apa aku bagian dari 3, begitu juga dengan Putri. Kita hanya memberikan yang terbaik yang bisa kita berikan. Jalan Tuhan yang ada di depan kita, ya kita isi dengan langkah-langkah kecil yang bisa membuat kita bergerak ke depan.

Pernah tersandung, pernah salah, pernah kalah, pernah jadi bagian diam untuk bernafas sebentar, tapi tetap akan berjalan ke depan. Dan kali ini, kita juga hanya berjanji, ketika kita sama-sama lelah *mungkin* jadi bagian seperti angin yang ada tapi tak terlihat, bisa dirasakan, tapi terkadang dilalui begitu saja. Kita cukup merasakan itu dan tidak mengenakan. Untung saja, perlahan kita  bisa berdiri dan jauh lebih tinggi dari kemarin.

Panggung ini seperti arena pertaruhan...
dan panggung ini mengantarkan kita pada bagian dari kenyataan, bagian dari janji kita..

Aku dan Putri adalah bagian dari 3 :') itu artinya .....







Thanks for the memories

Putri Puspitaningrum


*janji itu yang menguatkanku sampai sekarang, termasuk detik ini juga. Aku belum mendapat kesempatan bertemu Putri lagi, tapi aku selalu ingat janji itu. Terima kasih sudah menjadi jembatan yang membuat aku berani menyeberangi jurang ini.
Ingat janji kita ? Kita harus ikhlas*

You Might Also Like

0 comment

I'm so glad to receive your words :)

Translate

Entri Populer

Subscribe