Bertemu Surat Rahasia Tuhan

10.51

Dear Rumah Suratku :)) 

Selamat malam (っ˘з˘)っ
Selamat hari istimewa ya rumah surat ... 17 Agustus 2012



Kemarin, 16 Agustus 2012_

Pagi yang tidak jauh berbeda dari biasa. Masih melewati jalanan yang sama, masih dengan sekolah yang sama, tetapi ada banyak hal yang begitu berkesan buat aku hari ini ..

Pelajaran bahasa Indonesia membuatku meraba-raba kembali pelajaran berharga yang diberikan Alengkong sebulan yang lalu. Ketika diminta menulis deskripsi, tanpa ragu-ragu aku merakit sedikit demi sedikit kosa kata di otak tentang Alengkong. Ntahlah karena dorongan apa, tapi begitu ingin rasanya berbagi cerita tentang ini. Akhirnya memberanikan diri membacanya lebih keras dan cukup membuat aku grogi.

Bukan hanya itu, Tuhan juga mengirim banyak sekali surat rahasia untuk aku disini. Ada yang sampai membuat terharu, bahkan sampai membuatku geleng-geleng tak percaya.

Kembali lagi pada surat rahasia yang menjawab mimpi. Ketika Tuhan mengijinkan aku ada disini, ada diantara mereka yang dengan bangga mengucap Karmany, aku memang sudah punya keinginan untuk menjadi jauh lebih baik dari diriku di tingkat pendidikan sebelumnya. Salah satunya adalah membongkar lagi memori lama ketika aku diberikan kesempatan menjadi Runner Up Siswi Berprestasi SMP 2009. Dan aku bermimpi untuk menjadi yang pertama di SMA nanti.

Kembali lagi pada introspeksi diri, apa yang perlu diperbaiki? Satu per satu aku coba lengkapi. Hambatannya tidak sedikit, bahkan aku sempat ingin mengubur dalam-dalam impian itu. Tapi ternyata, Tuhan ada di dekatku dan selalu memberikan kesempatan untuk terus melangkah. Satu per satu kompetisi aku ikuti, satu per satu anugerah diberikan Tuhan, dan akhirnya sampailah pada puncaknya, Puncak yang aku tunggu-tunggu dari dulu, puncak yang ingin aku capai sejak 3 tahun yang lalu, bahkan sudah aku daki mulai itu juga. 

Akhirnya, aku sampai pada kenyataan benar-benar menjadi yang pertama, Siswi  Berprestasi Bali 2012. 

Apa yang aku temukan ketika di puncak ? Sebuah kelegaan yang tiada banding... Kebahagiaan yang bisa aku bagi untuk Karmany :) untuk Smansa, untuk orang tuaku, dan siapapun yang ingin berbagi kebahagiaan ini :)

Selain itu...

Kembali lagi disisipkan sebuah rasa haru yang begitu besar, ketika Tuhan memberkatiku dengan orang-orang sebaik ini. Sekali dua kali aku sempat merasa sendiri, tapi setiap kali aku datang kemari, rasanya tidak pernah lagi aku ingin pulang. Setiap perhatian, setiap pertanyaan,"Putri sudah makan?", "jangan sampe tepar ya", "ayo makan dulu put", "gws ya put". "putri cepet sembuh ya". Hey, pertanyaan itu membuatku semakin melupakan rasa-rasa sendiri menghadapi ini. 

Sebisa mungkin, aku mencoba membagi senyum :) Aku baik-baik saja :') Terima kasih setiap perhatian itu :') Aku pasti merindukan saat-saat seperti ini. Ada di dekat kalian, berbagi canda, berbagi cerita, berbagi lelah. Ini bagian terakhir yang akan kita kerjakan bersama mungkin, tapi tetap ini bukan akhir :) for : 30 Generation KISS~1 Denpasar , Happy b'day 30th  KISS-1 Denpasar :) Senang sekali ada dalam kehangatan suasana sekitarmu :) Semoga acara kita 17 Agustus ini bisa berjalan sesuai harapan :)

dan...
Terima kasih sekali lagi untuk pelajaran jalur keras ..
Jadi sedikit serius, sedih, campur haru mungkin ya, ketika Tuhan membuat kita belajar dari sebuah pengalaman yang kurang manis. Tapi, tetap saja sebuah pelajaran, walaupun ada dalam line jalur keras. 

Aku beruntung diuji dengan cara seperti ini. Aku beruntung sekali lagi disadarkan untuk sadar diri aku siapa dan mengapa melakukan kesalahan yang sama berkali-kali. 
ya..aku sedih..
tapi bukan karena kenyataan aku harus terdiam kehilangan, melainkan karena kesalahanku mengulang kesalahan yang sama.

Satu per satu aku perbaiki lagi bagian-bagian dari perasaan yang membuatku mendekati neraka sepertinya, haha. Tapi untung saja, tidak semuanya terbakar, jadi yang merasakan panas dan perihnya masih aku saja, dan apa yang aku lempar pada orang yang membakar itu?
Aku melempar, tawa, doa, dan sedikit saja kekecewaanku :)
Iya, kembali lagi pada kenyataan bahwa terlalu polosnya aku yang 17tahun. Tapi jika dibandingkan dengan mereka yang sebenarnya punya usia yang tidak jauh beda denganku, "rasa sadar" ku masih tergolong baik, dan setidaknya aku "berhenti" ketika tahu, aku tidak seharusnya ada disini. Setidaknya aku tidak memaksakan diri dengan sebuah "janji" yang bahkan aku yakin, tidak akan berguna jika bagian antagonis utama dari skenario ini, tetap statis seperti sekarang. Mustahil. dan teruslah jadi permainan yang dimainkan 1 pemain antagonis. Astaga ._.

Sebuah memory waktu di pantai yang membuatku sedikit menjadi berasap :') tapi sudahlah, masa-masa itu anggap saja bagian hitam dari diriku sendiri kan. Semoga bagian ini bisa hanya diingat oleh aku saja, tidak usah dibagi lagi :) Mungkin aku harus belajar banyak, untuk lebih tahu bagaimana menilai dan siapa yang harus diberikan hal berharga, dan siapa yang harus diberikan sebatas senyuman keikhlasan karena telah dibuat menjadi seperti ini :) Aku mengakhiri dengan pesan singkat. Jelas saja, aku bukan siapa-siapa, tapi aku datang kesana, mendekati ombak pantai kan, dan duduk disana dengan keadaan yang sama sekali tanpa alasan, Jadilah, dimanfaatkan. :) tapi sekali lagi, aku yang terlalu polos, dan ternyata ada yang dengan baik menyadari kesempatan :) Tuhan.. maaf...

Surat Tuhan tentang ini juga aku temukan di puncak, isinya terlalu secret untuk dituliskan. Aku bagian dari observan sepertinya, melihat dari sudut pandang ini, membuat aku menjadi bagian kecil. Ya :) seperti permainan kelereng, begitu kecil, tampak tidak berharga, tapi ketika kamu berani coba-coba menelannya, bersiaplah kehilangan sebuah hal penting :)

Bolehkah Tuhan, aku minta sesuatu ?
Tolong potong saja jalan tidak baik ini. Buatkan tembok yang tinggi mungkin, agar tidak lagi diteruskan. ..Aku tidak meminta dibiarkan disini. Berikan saja untuk orang yang lebih tepat :) sepertinya tumpukan kesedihan yang dibuat itu sudah terlalu banyak, kasihan jika bertambah lagi dan di kemudian hari harus ditanggung sendirian :D


dan satu lagi, terima kasih sudah membuat Putri sadar untuk berhenti dan tersenyum sambil berbagi doa :) izinkan aku melupakan setiap hal buruk itu ya ,  setiap kesalahan yang tidak dapat diulang settingnya :') sebuah hal yang sangat baik untuk bahan pelajaran hidup.


Sebenarnya, semua surat rahasia Tuhan itu manis seperti kue ini.. Aku jg merasakannya,  bercampur rasa pahit, sepat, asam, asin, Tidak lain agar kita sadar, rasa manis yang terbaik, yang pernah dan akan tetap diberikan... bagaimana denganmu ? 

                                                
Satu lagi.. aku tidak akan berhenti bermimpi kesana :) bahkan lebih semangat lagi, menunjukkan betapa Tuhan memberikan aku banyak hal :) Bukan untuk menghampiri kesalahan yang sama, tapi setidaknya aku dapat menunjukkan aku bisa berharga lebih dari bungkus es krim :)

Tuhan, aku berharap, surat rahasi-Mu untuk yang satu itu membawa kabar baik :) Berikan aku kesempatan berlari dari sini, dari setiap rasa sakit dan kesedihan, atau juga kekecewaan itu :D Aku ingin mengambil es krim saja :D yang coklat, yang manis, dan lembut itu :)) Karangnya sedang aku seberangi Tuhan :) bersama malaikatMU dan penguji-penguji dari devil disini :)



With my smile

Putri Puspitaningrum



You Might Also Like

0 comment

I'm so glad to receive your words :)

Translate

Entri Populer

Subscribe