Klimaksnya Ada di Akhir : Menutup Juli

22.44

Dear solidarity day ...

Pemandangan yang sama sekali tidak disangka. Suasana yang biasanya dipenuhi beban, sekarang diakhiri juga dengan air mata. Jika salah satu dari kalian memintaku menceritakan satu per satu tentang 4 hari belakangan ini, aku pasti memilih bercerita dari belakang dan kembali ke belakang.

"Yaudah ya, kita kan memang penuh warna..."
Iya, kita dan mereka memang penuh warna. Tentu saja, masing-masing punya pilihan tersendiri ketika menyelesaikan sesuatu termasuk hal begini. Kadang, pilihan itu membuat kita mengerutkan alis tapi tetap saja setelah itu kita tertawa terbahak-bahak, memperagakan lagi hal-hal yang awalnya "bikin kesel", eh? tapi jadi lelucon yang menutup malam kemarin ._. Ya ^-^ begitulah kita...

Terbayang lagi setahun yang lalu...
Mungkin karena kerinduan suasana itu ya, jadi air mata hari ini nggak bisa ditahan. Apalagi waktu berhadapan sama teman yang ngrasain yg tak rasain tahun lalu. Perjuangan yang sama ... Yah, jadilah kita berbagi tangis.

Di luar 4 hari ini, aku juga ngrasa jauh dari tempatku yang seharusnya. Mungkin karena itu juga ketika aku berbalik dan kembali pada suasana hangat yang sama setahun lalu, aku terharu karena masih ada kehangatan yang sama seperti ketika pertama kali aku datang kemari. Dan kenyataan aku masih ingin disini.. kesederhanaan interaksi sebuah pergaulan
Mungkin ya ini tandanya aku sudah terlalu jauh pergi ? Meninggalkan moment yang bahkan seharusnya membuat lebih apa adanya ? :' Mari kembali secepatnya :)

---

Aku berdiri di belakang sebuah kursi. Menatap satu per satu adegan yang yang masih bisa dijangkau mata. Sebuah pelukan, dua buah pelukan, sekian pelukan, air mata lagi, dan lantunan lagu Sahabat Kecil .. Aku berdiri disana. Ya, seharusnya aku keluar saja dari ruangan itu, eh? tapi aku terburu terbawa suasana ketika ada seorang teman lagi disampingku dan memelukku. Selanjutnya, semua diriku kembali pada suasana setahun lalu ketika seseorang menghampiriku, memberiku sesuatu yang pasti akan aku ingat sampai kapan pun, memelukku, dan ucapan maaf lalu terima kasihnya membuat aku terlihat menangis oleh yang lain.
Hey... "terima kasih ya... :')"

---

Dan hari kemarin, ada rasa-rasa berbeda yang membuat aku merasa jauh lebih tidak menjadi diri sendiri.. Suasana yang kaku dan aku merasakan yang lain juga memakai topeng. untung hanya sebentar..
Ketika dunia rasanya seakan berbalik atau sengaja dibalikkan, tapi sudahlah berharap mereka melupakan bagian karangnya tapi tetap mengingat makna sunset yang menandakan sebentar lagi hari baru akan datang.

Kami ingin kalian lebih baik, bukan sebuah confession .. Bahkan, jauh sebelum ini, tepat setahun yang lalu. masing-masing dari kami, sudah berjanji tentang cara ini :') Berat di awal yang kami rasakan, bahkan kemarin kami sempat terbawa suasana gamang, tapi baguslah neraka jiwa kami tidak sebesar yang memang tidak seharusnya, jadilah hari ini.. Penyelesaian yang kami tidak kira bahkan jauh dari harapan , tapi itu terjadi.. Terima kasih Tuhanku .. :')

Sama sekali tidak akan menyesal ada disini hari ini dibanding kemarin dan kemarin serta kemarinnya lagi. Berbagi dengan cara sendiri, cara yang membuat aku sendiri lebih nyaman, tanpa lagi aku perlu merasa lidahku kaku untuk berkata-kata. Begitulah hal buruk dari aku ketika ada di suasana yang tidak aku harapkan, aku pun tampak begitu mengecewakan dengan sebuah pilihan, yaitu "diam" atau "berkata" yang jauh dari keinginanku..

---
other story ...

Ternyata tidak hilang ...

Beberapa waktu setelah bulan yang sama setahun yang lalu, aku sempat berbagi cerita dengan blog ini tentang sesuatu yang hilang atau mungkin masih ada tapi sangat-sangat tidak sama. Tapi, ketika deja vu itu berjalan diantara sebuah keinginan untuk "tergantikan" dengan yang lebih baik. Pilihan duduk berdua dan berbagi cerita pun jadi begitu menghangatkan.

Seakan tidak peduli kenyataan atau sebuah kediaman beberapa waktu sebelumnya, ketika sesi duduk berdua dan berbagi cerita itu dirasakan, rasanya tidak pernah sekalipun merasa kehilangan. Tinggal sebuah doa untuk jalan yang lebih baik :') Tuhan tau, kamu orang baik, pelindung, tanggung jawab, jauh dari egois, ringan dan ramah :) Senang bisa sedekat itu :'

Walaupun nanti tidak ada lagi sesi itu, tapi tetap saja, seseorang punya tempat tersendiri di ruang tertentu. Sebuah kenyataan yang mungkin belum bisa aku katakan kemarin,kemarin, atau kapanpun waktu yang disediakan Tuhan untuk kita...
"sama sekali nggak ada kata mapan, Putri jauh lebih menginkan sebuah ketulusan, seperti apa yang secara nggak langsung diajarin ke putri selama ini. Kalo boleh putri minta, jangan lagi berpikir buat pergi cuma gara-gara itu, mapan dan mapan, apa tu ? anak SMA nggak boleh mikir gitu :'( . Mungkin putri salah, putri salah ngecewain orang yang ada di samping Putri waktu itu :' yang ngelindungin udah kayak kakak, yang nemenin pulang sekolah, makan es krim, bikin tulisan bareng, Tapi sekarang Putri bisa rasain kok, putri mungkin terlalu deket sama kakak-kakak yang disana, tapi itu bukan pilihan untuk berhenti dan jatuh disana.  salah putri kalo memang yang buat hancur itu putri waktu itu :'( boleh putri minta 1bulan itu diulang ? waktu putri salah pilih orang tapi tetep ditemenin, Boleh putri minta bulan-bulan waktu kita sama-sama itu diulang? waktu kamu selalu duduk disamping putri buat nenangin. boleh diulang waktu ...pantai dan pulang bareng-bareng?"  *

*Putri harusnya ngomong ini dari dulu kalo aja cerita itu sampe dari orangnya sendiri ke Putri. Tapi, kenapa mesti ceritanya ke temennya putri ya? kenapa nggak ke Putri langsung ? :O padahal kan lebih sinetron kalo diceritai langsung :p hahahaha

Tapi sudahlah, warna-warni SMA dong :p berkat hari-hari yang penuh emoticon smile dan smile-cry ini, semuanya sudah kembali :))) aaaakk >.< termasuk orang yang sama dengan suasana yang seperti apa adanya.. Hahahha, tapi tidak perlu mungkin aku sebutin lagi kalimat cetak miring di atas itu ya, lagipula semuanya sudah terjawab :))
"semua hal pasti berubah. yang dulu sama yang sekarang pasti beda"

Tuhan, makasi ya :* :* :*




You Might Also Like

0 comment

I'm so glad to receive your words :)

Translate

Entri Populer

Subscribe