Puzzle itu Mulai Bercerita (˘▼˘ʃƪ)

22.01

Sampai lagi pada Minggu pagi ...
Basah hujan badai kemarin sepertinya sudah mengering...
Aku hanya menikmati suaranya dan desiran angin kencangnya dari dalam rumah...

Puzzle itu Mulai Bercerita

Terkadang kita menjalani berbagai hal yg terkesan berbeda bahkan bertentangan. Belum lagi jika itu bukan hanya bertentangan, tapi juga ditentang. Disinilah dituntut sebuah empati mempertahankan semua yg seharusnya sudah pantas untuk dipertahankan dan tidak semudah itu dipatahkan. Tapi, sebuah penentang tidak juga harus dilawan dengan intonasi dan nada tinggi. Keep calm dan jelaskan saja.,,ada telinga dan logika dalam diri, itu lah yg kita sentuh untuk penyampaian sebuah penjelasan, menjauh saja dari amarah...,
tp sedikitpun dari usaha itu tidak  dilakukan, akhirnya cerita pagi-siang-senja-dan gelap itu sudah habis dibuang dan aku juga diijinkan untuk dibuang... sedih sekali_

 ada cerita manis setelah itu...minggu ini !

"selalu ada yg bernyanyi dan berelegi di balik awan hitam :)) _Desember > Efek Rumah Kaca

Keadaan fisik menjadikan yg putih sedikit abu-abu. Membuka dan menutup minggu ini juga masih dengan kondisi yg begitu..



Puzzle itu Mulai Bercerita

Minggu yang manis dengan cuaca yang tak pasti. Bahkan kemarin menjadi hari hujan badai, kemarinnya lagi, angin menjadi riang bercanda dan berlebihan, belum lagi kemarin dan kemarinnya lagi panas menyengat menjadikan semua terlihat kuning menyilaukan.

Pantai tetap ramah dengan pasir putihnya dan aroma makanan yang memancing perut untuk diisi. Walaupun tak berselang lama, hujan turun, seperti mengusir untuk menjauhi pantai. Sebagai penikmat pantai yang tak mengerti bahasa pantai, akhirnya "kembali ke rumah" menjadi keputusan terakhir.

menghabiskan waktu ditempat lain..

Cahaya baru yang menyambut mata ketika tersadar dari tidur, ramah memanjakan kepala di bantal empuk. Baru tarikan nafas pertama, suhu tubuh tiba-tiba meninggi tak pasti. Menjadi sedikit enggan terbangun rasanya. Tapi ruangan ini bukan bagian dari rumah, ini bagian dari rumah yg lain.

Mulai dari cerita pagi - malam - pagi -malam dan seterusnya, sepertinya terangkai dan berharap hati tersenyum puas tanpa perlu merindukan tempat yg sebenanrnya. Sebisa mungkin hidup dan bertahan dengan apa yg ada di tas dan rasa malu untuk kembali menjadikan segalanya seperti petualangan.  Tapi tetap saja tidak mungkin bertualang setiap hari kan, ....tp di negeri dongengku ini, semua yg menyenangkan pasti diperbolehkan...

cerita #kehilangan teman..
Ingat sekali waktu itu, detik pertama hati kembali kesana, ke tempat itu. Sampai di muka gerbang yg terbuka, aku melihat ia memainkan tubuh gendutnya kesana-kemari. Segera masuk dan menggendongnya, bercanda di depan cermin, menggendongnya lg seperti bayi, dan akhirnya melepaskannya, sebelum ketika pagi datang, kenyataan pahit dengan merpati hitamnya mengabarkan , tidak ada waktu yang tersisa untuk bercanda lagi dengannya :: my Duby, i miss you
(ɔ'з')ɔ
teman Piyu yang sakit..
Tidak ada yg mengajakku bicara apalagi berbagi cerita disini. Kecuali jika aku berteman piyu bercerita dengan pena cokelat. Memang disini terlalu sepi, sepi sekali untukku. Rasanya seperti anak ayam yang nyasar ke sarang burung walet. Belum lagi ketika teman piyu sakit :( yasudahlah,  piyu pun jadi tak berguna ...tapi sebentarnya semua kembali , kecuali Duby :'

menghentikan semua kesedihan dgn membuka diri...

Mungkin benar, setahun belakangan ini aku mulai membuka diri untuk mengenal dunia luar. Ternyata fatamorgana dan lainnya masih tetap ada dan perlu dipilih yg nyata dan tidak. Satu per satu aku mulai mengenali dan mengenali, bersalaman, berkenalan, bertemu lagi, dan tiba-tiba bertemnu lagi :) Rasanya menjadi memiliki banyak mata ketika berbagi cerita.

Sadar atau tidak, ini dimulai dari sebuah keterpurukan dan hal yg tidak terlalu baik. Disana, semua digantikan Tuhan dengan lembaran yang baru karena aku yang meminta untuk menyudahi lembaran yg lama, yg usang dan tidak dpt ditulisi lagi karena basah kena air mata.  Lembaran baru itu semakin lama semakin berwarna :) semakin lama air mata kesakitan hati menjadi air mata ketika tertawa berkepanjangan karena tidak memilih bertahan dalam pijakan jembatan yg rapuh, Sudah kutemukan sekarang, jembatan yg kuat dan indah, ditemani peri-peri dan bunga, serta malaikat teman Tuhan  (˘▼˘ʃƪ). Disanalah hari-hari itu dilewati, lewat jembatan itu :)

http://qieqha-dclover.blogspot.com/2011/07/jembatan-terpanjang-di-dunia.html


petualangan minggu ini
*dream :)
*SMAN 1 Denpasar
*Angie's home
*Beach dan beach again and again
*Rachel's home
*fairy of home :D #panjer
*Imob Educare office :)
*AF > pembacaan puisi dll, visit http://rumahdiksi.wordpress.com/2012/03/17/indahnya-kenangan-masa-kecil/
*RFC > for meeting
*ABC office > simple discussion about zine (muter2 tukad musi, ckck, gara2 salah baca VI dan IV)
*Satvica Bhoga @Sanur
*Fair Trade @Sanur
*Warung Tresni for Outler Organic and DOK :)
*Semar, Bromo, Weti, Barokah, Ayam Kremes, haha and other food corner , for breakfast, lunch, and dinner
*Sanggar Belajar @pasar badung
*my room
and next *Minikino event > Irama Indah :)
Kesemuanya seperti Puzzle yg nantinya baru terlihat bentuknya

 http://puzzlepuzzlekehidupan.blogspot.com/

Perhatikan satu per satu tempat-tempat bertualang itu, semuanya berjalan sendiri-sendiri, dengan orang-orang yg berbeda
tp pada suatu ketika, semuanya itu akan menemukan titik temu :) dimana ketulusan, doa, usaha, dan mimpi yg memnjadi nyata itu berjalan beriringan :)

somehing new :

I'm become a journalist in Youth Zine :)
 there are my photo in magic wave magazine ^^
there are my poetries in Imob magazine ^^
my short story appears in Youth Zine :)


next target :
finished preparation of hfhl fanpage and share that soon
success in outlet organic, in course, youth zine, and school,  :)


i will always pray to Ida Sang Hyang Widhi Wasa :)


ini jembatan luar pertamaku :)

Bogor, November 2011

You Might Also Like

0 comment

I'm so glad to receive your words :)

Translate

Entri Populer

Subscribe